Dunia Platonis

whatever, wherever, whenever. Free your mind!

Menjelang 23 nama Oranje untuk Euro 2008

leave a comment »

Sebulan silam, saya mencoba meramal susunan pemain yang akan dibawa Marco van Basten ke Euro 2008. Tenggat untuk 23 nama final akan ditunggu UEFA Rabu, 28 Mei, besok. Tapi sampai hari ini paling tidak ada tiga nama dalam prediksi saya yang tergusur dari dalam daftar.

Pertama, Clarence Seedorf. Gelandang kelahiran Suriname ini agaknya masih memendam sakit hati kepada San Marco. Meski namanya masuk dalam daftar 30 nama sementara, Seedorf menelepon van Basten dan menampik tawarannya. Alasannya, karena sang pelatih sering menyia-nyiakan dirinya dalam partai kualifikasi – termasuk saat tak masuk skuad Piala Dunia 2006 lalu. Kehadiran Seedorf tadinya diharapkan sebagai figur pembimbing bagi pemain muda tak berpengalaman dalam skuad, macam Ibrahim Afellay atau Orlando Engelaar, dan membagi pengalamannya kepada Wesley Sneijder dan Rafael van der Vaart. Pendeknya, Seedorf bukanlah pilihan starting line-up van Basten, tapi kalau dia menampik untuk menunjukkan kebesaran hatinya kepada tim, saya cuma bisa bilang, “Go to hell, Seedorf!” Kemapanan di klub Italia, AC Milan, sudah membekukan hatinya. Mundurnya Seedorf membuka peluang pemain lain di luar daftar prediksi saya untuk masuk, selain Engelaar durian tuntuh juga menimpa striker Liverpool, Dirk Kuyt, yang memang sudah bertekad kuat meraih kembali kepercayaan van Basten. Karakter ini yang lebih dibutuhkan Oranje ketimbang melankoli Seedorf.

Nama kedua, Denny Landzaat. Meski tidak tampil meyakinkan untuk klub, tapi nama Landzaat selalu tercantum dalam skuad van Basten selama kualifikasi. Jujur, tidak ada keahlian spesifik yang bisa saya tangkap secara kasat mata untuk gelandang ini – tapi bukankah hampir semua tipikal gelandang tengah Belanda seperti itu: Aaron Winter, Wim Jonk, Jan Wouters, Erwin Koeman, atau Rob Witshcge, tidak terlalu menonjol, tapi langganan tim inti. Satu-satunya alasan adalah van Basten jua lah yang memercayakan Landzaat mencicipi rasanya bermain di turnamen sebesar Piala Dunia. Usai partai persahabatan melawan Ukraina Sabtu kemarin, van Basten mengumumkan pencoretan Landzaat dan kiper FC Twente Sander Boschker. Dari partai persahaban tersebut, van Basten lebih memilih Engelaar untuk menemani Demy de Zeeuw dan Nigel de Jong di posisi gelandang tengah. “Kami puas kalau Engelaar bermain seperti ini,” ucap van Basten. “Dia mengesankan; banyak memainkan bola dan pandai mengambil posisi – sangat positif.”

Nama terakhir yang akan dipilih van Basten dari posisi lini belakang. Diprediksikan van Basten akan memilih antara Andre Ooijer, Mario Melchiot, dan Khalid Boulahrouz. Semua nama itu bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan. Tapi, kalau melihat kondisi fisik terakhir pemain, pilihannya antara Melchiot atau Boulahrouz. Melchiot lebih sering tampil bersama klubnya, Wigan Athletic, musim ini, tapi diterpa cedera menjelang pengujung musim; sedangkan Boulahrouz, jarang bermain di Sevilla karena cedera panjang. Boulahrouz sudah dimainkan selama 28 menit pada partai melawan Ukraina itu, tapi keputusan di tangan van Basten.

Satu yang pasti, berkat kemenangan 3-0 – lewat gol-gol Kuyt, Klaas-Jan Huntelaar, dan Ryan Babel; serta dua assist van der Vaart dan satu dari Giovanni van Brockhorst – Oranje sudah siap menuju Euro 2008. Tunggu mereka, Eropa!

Iklan

Written by hawe11

Mei 26, 2008 pada 4:22 pm

Ditulis dalam opini

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: