Dunia Platonis

whatever, wherever, whenever. Free your mind!

Insomnia

with 2 comments

Kopi Aceh dan kerupuk Palembang. Sungguh pasangan aneh untuk menemani malam dengan hujan yang mendesah-desah ini. Belum lagi dapat tidur. Tersesat oleh rimba pekerjaan. Tersesat oleh rimba pemikiran. Mana petunjuknya? Adakah dalam bulir-bulir kafein kopi itu? Apakah ada pada perisa ikan belida dalam resep kerupuk ini?

Malam masih dini. Hujan tidak mau berhenti. Belum lagi dapat tidur. Memikirkan kepala. Memikirkan hati. Esok hari, kusia-siakan lagi panggilan azan subuh. Hidup pun mulai mengeluh kepadaku. Katanya, kapan kau beri aku arti? Tak mengerti, aku angkat bahu saja.

Iklan

Written by hawe11

Februari 9, 2006 pada 12:16 am

Ditulis dalam Uncategorized

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. awwwwwwww …. keren!!! keren!!!!
    bahasanya sederhana tapi puitis.
    terinpsirasi! terinspirasi! 🙂

    Torie Silva

    Februari 9, 2006 at 10:19 pm

  2. Eh, mbak Torie nongol juga. Selamat menikmati, mbak. Mudah2an jadi langganan blog ini. Hehehehe… Ditunggu inspirasi balasannya. Thx!

    hawe

    Februari 10, 2006 at 6:39 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: