Dunia Platonis

whatever, wherever, whenever. Free your mind!

Undian 16 Besar Liga Champions: Inggris Versus Italia Jilid Dua!

Pukul 18 waktu Indonesia Barat, undian di markas UEFA di Nyon, Swiss, menghasilkan delapan pertemuan pada babak 16 besar Liga Champions 2009/10:

Vfb Stuttgart vs Barcelona

Sepertinya Barcelona tidak sulit melaju ke babak selanjutnya. Kedua tim pernah bertemu di babak penyisihan grup musim 2007/08. Dalam dua pertemuan, Stuttgart tak bisa menandingi Barcelona dan kalah mutlak 2-0, 3-1. Stuttgart boleh berharap muncul lagi tangan ajaib pelatih baru Christian Gross seperti ketika mengalahkan Unirea Urziceni 3-1 pada pertandingan terakhir penyisihan grup. Begitu juga dengan Aliaksandr Hleb yang ingin membuktikan kepantasan diri setelah dicap gagal bergabung dengan Barcelona musim lalu.

Olympiakos vs Girondins Bordeaux

Bordeaux mendapat undian relatif ringan dan terhindar dari tim-tim Italia di babak 16 besar. Juara Yunani, Olympiakos, akan menantang juara Prancis ini. Hasil undian ini menunjukkan Bordeaux berpotensi menjadi tim yang menciptakan kejutan besar dalam turnamen.

Inter Milan vs Chelsea

Jose Mourinho pulang ke Stamford Bridge, sedangkan Carlo Ancelotti kembali ke Giuseppe Meazza. Masih ingat pula perseteruan mereka musim lalu? Setelah Carletto pindah ke Inggris pun, Mou masih mencibirnya. Aroma persaingan kian panas setelah hasil undian mempertemukan keduanya di babak 16 besar Liga Champions.

Bayern Muenchen vs Fiorentina

Ulangan partai penyisihan grup musim lalu. Ketika itu, Bayern membukukan keunggulan 3-0 dan 1-1. Namun, bedanya saat ini Fiorentina berstatus sebagai juara grup, sedangkan Bayern harus berjuang lolos hingga partai terakhir. Kematangan dan pengalaman Bayern adalah hambatan utama bagi Fiorentina untuk terus melaju di Liga Champions.

Olympique Lyon vs Real Madrid

Pertemuan dua kubu yang sudah saling mengenal satu sama lain. Keduanya beberapa kali bertemu di Liga Champions. Terakhir, keduanya berjumpa di babak penyisihan grup musim 2006/07. Saat itu, Lyon unggul 2-0 dan 2-2. Hubungan keduanya “dipererat” dengan transfer 30 juta euro Karim Benzema. Mampukah Lyon melaju terus di Liga Champions musim ini? Ataukah Madrid yang terus mendekat dengan final yang diselenggarakan di kandang sendiri?

CSKA Moskwa vs Sevilla

Bagi CSKA, inilah kesempatan pertama mereka bertarung di babak 16 besar Liga Champions, sekaligus menjadi satu-satunya wakil Eropa Timur yang tersisa musim ini. Sementara itu, Sevilla meraih kesempatan kedua untuk lolos lebih dari 16 besar Liga Champions. Musim 2007/08, langkah mereka dihentikan perlawanan heroik Fenerbahce. Pertemuan kedua tim diprediksi menjadi pertempuran pemain-pemain sayap klasik. Milos Krasic, Jesus Navas, Diego Perotti, maupun Diego Capel mewarnai pertandingan ini.

FC Porto vs Arsenal

Kedua tim pernah bersaing di grup yang sama musim 2006/07. Musim lalu, keduanya kembali bertemu di fase yang sama. Dua pertemuan itu berakhir dengan keunggulan Arsenal: dua kali menang, sekali seri, dan sekali kalah. Setidaknya Porto mengecap lebih banyak pengalaman dari pertemuan tersebut, termasuk ketika menghadapi wakil Inggris, Chelsea, pada penyisihan grup musim ini. Mampukah Porto membuat Arsenal kembali kecewa dengan gagal menjuarai Liga Champions?

AC Milan vs Manchester United

Hasil undian yang kian mempertebal aroma persaingan antara sepakbola Inggris dan Italia. Setan Merah melawan Setan Merah. Keinginan David Beckham pun terkabul. Tidak ada lagi Kaka dan Cristiano Ronaldo yang pernah saling bersaing ketika kedua tim bertemu di semifinal Liga Champions dua musim lalu. Di bangku pelatih, Leonardo yang masih hijau bertemu dengan Sir Alex Ferguson yang kawakan. Pertandingan ini dipastikan mendapat sorotan besar.

Siapa jagoan Anda?

Filed under: Uncategorized , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Jadwal Begadang 2010

Kepastian itu datang Jumat 4 Desember malam dari Cape Town, Afrika Selatan. Sebanyak 32 tim yang berhak tampil di Piala Dunia tahun depan telah dibagi ke dalam delapan grup. Ada ketegangan ketika satu per satu spot mulai terisi nama-nama negara peserta. Kehadiran Charlize Theron sebagai pembawa acara malam itu tidak banyak membantu para wakil negara-negara tersebut.

Setengah jam berlalu, hasil undian sudah menentukan susunan grup seperti ini:

Grup A Afrika Selatan, Meksiko, Uruguay, Prancis

Grup B Argentina, Nigeria, Korea Selatan, Yunani

Grup C Inggris, Amerika Serikat, Aljazair, Slovenia

Grup D Jerman, Australia, Serbia, Ghana

Grup E Belanda, Denmark, Jepang, Kamerun

Grup F Italia, Paraguay, Selandia Baru, Slovakia

Grup G Brasil, Korea Utara, Pantai Gading, Portugal

Grup H Spanyol, Swiss, Honduras, Cili

Nah, seperti yang sudah-sudah, partisipasi Indonesia untuk Piala Dunia adalah ramai-ramai menyaksikan serta membahasnya. Tentu saja, jadwal menonton yang lengkap sangat diperlukan para penggilan sepakbola Tanah Air.

Inilah jadwal pertandingan penyisihan grup sesuai dengan kronologis waktu:
Jumat, 11 Juni
21:00 Afrika Selatan v Meksiko

Sabtu, 12 Juni
01:30 Uruguay v Prancis
18:30 Korea Selatan v Yunani
21:00 Argentina v Nigeria

Minggu, 13 Juni
01:30 Inggris v Amerika Serikat
18:30 Aljazair v Slovenia
21:00 Serbia v Ghana

Senin, 14 Juni
01:30 Jerman v Australia
18:30 Belanda v Denmark
21:00 Jepang v Kamerun

Selasa, 15 Juni

01:30 Italia v Paraguay
18:30 Selandia Baru v Slovakia
21:00 Pantai Gading v Portugal

Rabu, 16 Juni
01:30 Brasil v Korea Utara
18:30 Honduras v Cili
21:00 Spanyol v Swiss

Kamis, 17 Juni
01:30 Afrika Selatan v Uruguay
18:30 Korea Selatan v Yunani
21:00 Yunani v Nigeria

Jumat, 18 Juni
01:30 Prancis v Meksiko
18:30 Jerman v Serbia
21:00 Slovenia v Amerika Serikat

Sabtu, 19 Juni
01:30 Inggris v Aljazair
18:30 Belanda v Jepang
21:00 Ghana v Australia

Minggu, 20 Juni
01:30 Kamerun v Denmark
18:30 Slovakia v Paraguay
21:00 Italia v Selandia Baru

Senin, 21 Juni
01:30 Brasil v Pantai Gading
18:30 Portugal v Korea Utara
21:00 Cili v Swiss

Selasa, 22 Juni
01:30 Spanyol v Honduras
21:00 Meksiko v Uruguay
21:00 Prancis v Afrika Selatan

Rabu, 23 Juni
01:30 Nigeria v Korea Selatan
01:30 Yunani v Argentina
21:00 Slovenia v Inggris
21:00 Amerika Serikat v Aljazair

Kamis, 24 Juni

01:30 Ghana v Jerman
01:30 Australia v Serbia
21:00 Slovakia v Italia
21:00 Paraguay v Selandia Baru

Jumat, 25 Juni
01:30 Denmark v Jepang
01:30 Kamerun v Belanda
21:00 Portugal v Brasil
21:00 Korea Utara v Pantai Gading

Sabtu, 26 Juni
01:30 Cili v Spanyol
01:30 Swiss v Honduras

Sudah tak sabar begadang? Saya juga.

Filed under: Uncategorized , , ,

Menu Sahur Hari Ini

Saya sangat mendukung kedinamisan. Tapi, untuk masalah sahur di tempat kosan, ruang lingkup kedinamisan itu dibatasi. Hanya satu tujuan selama bulan Ramadan ini, yaitu sebuah warteg tak jauh dari tempat kosan. Sudah selalu ke sana selama hampir dua minggu ini, mbak penjaga warung tampaknya sudah mengenal menu yang saya pilih. Nasi porsi setengah dan telor dadar. Variasinya hanya pada teman si telur dadar, tempe orek atau perkedel atau kacang teri atau tahu. Minumnya teh manis hangat. Masih adakah ruang untuk mencari kedinamisan dalam dua minggu tersisa Ramadan ini?

Filed under: Uncategorized , , , ,

Here, There, and Back Again

Sama seperti saat berangkat ke Kuala Lumpur dulu, saya punya masalah dengan ketepatan waktu.

Kamu pasti heran kalau ada orang yang boarding persis jam berangkat pesawat – tambah lagi ini penerbangan internasional yang punya tetek bengek fiskal, cap paspor, dan antriannya sebelum naik pesawat. Dua kali ke luar negeri, dua kali saya harus mengejar pesawat. Mengejar. Dalam arti yang sebenarnya.

Saya berangkat dalam rangka undangan sebuah sekolah sepakbola ternama di Jakarta untuk meliput dua partai ujicoba mereka dengan sekolah sepakbola di Kuala Lumpur yang punya bendera franchise yang sama. Diinformasikan kalau rombongan akan menginap di hotel Royal Bintang. Meski hati kecil bersorak menginap di Bukit Bintang – yang sangat hidup itu – saya sempat ragu apakah rombongan dengan mayoritas anak-anak usia sekolah ini diinapkan di kawasan keramaian itu. Dugaan saya salah.

Begitu partai ujicoba pertama selesai, bersama dua rekan dari media lain, kami bergegas memburu langkah ke BB Plaza. Sayang, terlambat. Hampir pukul 10 malam dan toko-toko mulai tutup. Alhasil, kami menghabiskan waktu berputar-putar saja di pedestrian Bukit Bintang.

“And how the night falls on Bukit Bintang?”
Crowdly dan loudly.

Pesonanya sama seperti dua tahun lalu. Tetap hidup dan ramai hingga larut malam. Pusat perbelanjaan bertebaran di kawasan ini: bangunan BB Plaza terhubung dengan Sungei Wang, satu dua gedung di sebelah BB plaza ada Low Yat Plaza – pusat barang-barang elektronik, di seberang Sungei Wang ada Times Square – pusat perbelanjaan berlantai 10[!]. Begitu juga rumah makan: masakan Cina, Melayu, Arab, hingga India, tenda atau tempat permanen, kafe, pub, dan… refleksiologi. Turis sepertinya memang diharuskan menghabiskan uangnya di kawasan surga belanja ini. Begitu juga untuk penduduk Malaysia sendiri – yang menurut Liang, pemandu kami, baru saja “diuntungkan” berkat dikuranginya besaran pajak pendapatan oleh Perdana Menteri Abdullah Badawi.

Hanya semalam di sana. Pagi-pagi sebelum partai ujicoba kedua, rombongan bergegas check out dari hotel. Setelah ujicoba, kami memburu pesawat pulang sore harinya. Memang diberikan waktu “bersiar-siar” di Sungei Wang, tapi kisaran 45 menit saja. Manalah cukup waktu untuk mencari macam-macam. Padahal, setibanya di bandara, kami mendapat berita mencengangkan. Pesawat di-delay hingga dua jam!!!

Minggu malam, saya sudah kembali ke Jakarta. Kurang tidur, saya menikmati istirahat panjang dan datang ke kantor siang hari. Susah dipercaya, saya baru menghabiskan weekend di luar negeri dan hari Senin sudah kembali bekerja. Ah… Selamat kembali lagi ke kenyataan!

Filed under: Uncategorized

Eulogia untuk pak Dudi Djumadi

Circa 1999, rekan Hendrawan menghampiri saya. Dia sedang mengumpulkan opini mahasiswa tentang susunan dekanat yang baru untuk KarungGoni. Saya mengomentari dengan khusus Pembantu Dekan III baru, Dudi Djumadi, yang menggantikan Hadi Suprapto Arifin. Mungkin karena berada di bawah bayangan PD III sebelumnya yang relatif lebih dekat dengan mahasiswa, komentar saya kurang lebih, “Arogan.”

Komunikasi pertama saya dengan PD III yang baru adalah ketika mengurus PPMB 1999. Pertemuan ini menguatkan kesan arogan itu. Saya ingat, bertiga bersama Zaidan dan Hani kami bertemu PD yang baru itu. Pertemuan yang kami harapkan disimpulkan dengan pemahaman baik dari pihak dekanat dan mahasiswa, berujung antiklimaks, malah terkesan tidak ditanggapi serius oleh beliau. Ketua BEM Dede Ariwibowo cuma tersenyum-senyum simpul dan memberi nasihat bijak, “Kalau sudah kenal dengan orangnya, pasti kesan itu berubah…”

Dan, seperti yang sering diceritakan dalam kisah-kisah Karl May (dan juga Pramoedya Ananta Toer), prasangka adalah salah satu kejahatan terbesar manusia. Pepatah lama mengatakan, tak kenal maka tak sayang.

Komunikasi, atau pendekatan, yang dilakukan kemudian jauh dari kesan formal. Pembahasan rencana PPMB dengan beliau malah lebih sering diselingi obrolan-obrolan ringan, celetukan-celetukan nakal, dengan bahasa Sunda yang akrab. Semuanya mengubah kesan awal tersebut dan malah memberikan kesan egaliter terhadap figur beliau.

Setelah PPMB, komunikasi dengan beliau terjalin karena urusan-urusan BEM. Banyak proposal yang kami buat membutuhkan tanda tangannya. Dan, itu membuat saya hingga sekarang masih mengingat NIP-nya: 131 639 097. Magic number. Ada unsur “97″ dalam NIP-nya, mungkin ini yang membuat angkatan ini terasa berjodoh dengannya.

Lama tak bersua dan mendengar kabarnya. Tadi malam saya terhenyak untuk beberapa jenak. Sebuah pesan pendek mengabarkan berita duka. Sempat ada rasa tidak percaya, tapi nyata. Saya melamun dan mengilas balik. Semua kenangan itu baru terasa terjadi kemarin.

Dan, sekarang beliau sudah beristirahat dengan tenang di pangkuan-Nya. Selamat jalan, pak. Anda selalu kami kenang, selamanya…

——————
Agung Harsya W.
K1B 97194

Filed under: Uncategorized

almanak

Desember 2009
M S S R K J S
« Nov    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

paling laku

  • Tidak ada

kumpulan

tentang saya…