Tidak ada kejutan dalam daftar 23 pemain yang disiapkan Bert van Marwijk untuk menghadapi laga uji coba internasional melawan Italia, 14 November mendatang, dan Paraguay, empat hari setelahnya.
Di bagian kiper, tiga pemain yang biasanya kerap disertakan dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2010 Grup 9 tetap dipanggil Van Marwijk. Maarten Stekelenburg (Ajax Amsterdam) menjadi kiper utama. Michel Vorm (FC Utrecht) dan Piet Velthuizen (Vitesse Arnhem) menjadi deputinya. Setelah era trio Edwin van der Sar, Ed de Goey, dan Sander Westerveld, trio kiper lokal ini tampaknya siap diterbangkan Van Marwijk ke Afrika Selatan.
Di lini belakang, Van Marwijk hanya memanggil enam pemain. Kapten Giovanni van Bronckhorst (Feyenoord Rotterdam), Johnny Heitinga (Everton), dan Joris Mathijsen (Hamburg SV) tetap masuk daftar. Edson Braafheid (Bayern Muenchen) dan Gregory van der Wiel (Ajax Amsterdam) disiapkan tampil di posisi kiri dan kanan pertahanan. Agak mengejutkan, Khalid Boulahrouz (Vfb Stuttgart) ikut dipanggil sebagai pemain yang disiapkan mengisi posisi bek tengah dan kanan. Pemain senior PSV Eindhoven, Andre Ooijer, malah tak masuk dalam daftar.
Van Marwijk juga memanggil kembali Mark van Bommel (Bayern Muenchen) setelah absen dalam empat laga terakhir akibat cedera. Nigel de Jong (Manchester City), Stijn Schaars (AZ Alkmaar), dan Demy de Zeeuw (Ajax Amsterdam) melengkapi daftar pemain jangkar dalam formasi 4-2-3-1 besutan sang pelatih. Rafael van der Vaart (Real Madrid), yang masih bermasalah di klubnya, tetap dipanggil. Begitu juga dengan Ibrahim Afellay (PSV Eindhoven), yang baru pulih dari cedera. Dua nama lainnya adalah Wesley Sneijder (Inter Milan) dan Orlando Engelaar (PSV Eindhoven).
Di lini penyerangan, Van Marwijk juga tak melakukan kejutan berarti. Mungkin sebagian bertanya-tanya, Ryan Babel (Liverpool) dan Klaas-Jan Huntelaar (AC Milan) jarang bermain di klub masing-masing, tapi tetap dipercaya Van Marwijk. Mampukah mereka membalas kepercayaan itu dengan penampilan mengesankan? Empat penyerang sayap ikut masuk dalam daftar, yaitu Eljero Elia (Hamburg SV), Arjen Robben (Bayern Muenchen), Dirk Kuyt (Liverpool), dan Robin van Persie (Arsenal). Kabarnya, kecermelangan Van Persie di Liga Primer Inggris, sudah mencetak tujuh gol untuk klubnya, membuat Van Marwijk tergoda menjadikannya penyerang tengah.
Laga uji coba menjadi demikian penting bagi Van Marwijk untuk menguji kesiapan tim menjelang Piala Dunia tahun depan. Belanda lolos dengan cepat, kalau tidak mau dibilang mudah, dari Grup 9 dengan rekor menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Belanda masih dilanda kerisauan dengan kekuatan lini belakang yang dianggap tidak setangguh lini lainnya. Apalagi, kesuksesan Van Marwijk semata-mata dianggap karena bergabung dengan grup yang lemah.
Van Marwijk pernah mencoba menjawab kritik itu, “Akan lebih buruk lagi jika kami gagal lolos dari grup ini.” Gelas tampaknya setengah penuh bagi eks pelatih Feyenoord itu.
Sebenarnya, publik menanti keputusan Van Marwijk memanggil pemain di luar daftar baku tersebut. Beberapa pemain sudah menunggu kesempatan berseragam Oranje.
Paling jelas gelandang PSV, Otman Bakkal, yang kian cemerlang di Eredivisie Belanda. Sudah tujuh gol yang dicetaknya, melebihi pemain PSV lain. Kerjasamanya dengan Afellay di lini tengah PSV dan kemampuan membantu serangan sudah dibuktikannya di kompetisi.
Begitu juga dengan Urby Emanuelson, yang tampil apik ketika dipasang sebagai penyerang sayap kiri di Ajax. Sayangnya, Emanuelson sempat melontarkan komentar yang bernada arogan dengan menolak jika dimainkan kembali sebagai bek kiri.
Pemain yang punya kemampuan posisi serupa Emanuelson, Royston Drenthe dari Real Madrid, juga tak lepas dalam pengamatan Van Marwijk. Hanya, tugas Drenthe lebih berat karena dia masih harus mematahkan inkonsistensi saat turun berlaga.
Van Marwijk juga tidak menutup mata dengan penampilan Hedwiges Maduro. Namanya menghilang lama dari peredaran Oranje, tapi kepandaiannya bermain sebagai bek tengah maupun jangkar dapat diandalkan. Meski demikian, Maduro lebih sering tampil sebagai pemain cadangan di Valencia.
Di lini belakang, sebenarnya Van Marwijk sudah gatal ingin menyertakan bek Feyenoord, Ron Vlaar, masuk ke dalam skuad. Namun, Van Marwijk masih ingin memberi kesempatan bagi Vlaar untuk bermain sebanyak mungkin di level klub setelah absen lama akibat cedera. Pemain belakang lain yang menunggu giliran adalah Glenn Loovens dan Dirk Marcellis. Jika Loovens sudah rutin bermain sebagai pemain Glasgow Celtic, Marcellis harus bersaing memperebutkan tempat di PSV. Belakangan, posisi Marcellis malah tergeser seiring kehadiran Ooijer.
Satu nama lain yang sempat disinggung Van Marwijk adalah Jeffrey Bruma. Bek tengah berusia 17 tahun yang bermain untuk Chelsea. Bruma sudah memulai debut untuk Chelsea bulan lalu dan Van Marwijk penasaran menunggu perkembangan sang pemain karena berlatih bersama pemain-pemain klub top Liga Primer itu pasti banyak memberikan pengalaman berharga.
Piala Dunia masih sekira enam bulan lagi. Begitu undian grup digelar bulan depan, Van Marwijk dituntut memeras otak untuk menyiapkan skuad terbaik menuju turnamen sepakbola terbesar di dunia itu.
Filed under: opini , Belanda, Bert van Marwijk, Dirk Marcellis, Glenn Loovens, Hedwiges Maduro, Jeffrey Bruma, oranje, Otman Bakkal, Piala Dunia 2010, Ron Vlaar, Royston Drenthe, sepakbola, Urby Emanuelson


anjangsana